Informasi

Disbudpar Terus Meningkatkan Nilai Budaya Asmat

Disbudpar Terus Meningkatkan Nilai Budaya Asmat


Ilustrasi

 

 

ASMAT - Untuk melestarikan dan meningkatkan adat istiadat dan budaya masyarakat asli Kabupaten Asmat, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Asmat setiap tahunnya menggelar sosialisasi kepada seluruh masyarakat. Sosialisasi ini dilakukan untuk menyadarkan masyarakat, agar roh budaya tidak hilang karena pengaruh kemajuan jaman.

 

Demikian disampaikan Kadisbudpar Asmat, Simon Junumpit, S. Pd. M. Si,. ketika ditemui Salam Papua di ruang kerjanya, Agats, Selasa (14/2).

 

Ia mengatakan, fakta yang kini terjadi adalah banyak masyarakat yang mulai melupakan ritual-ritual adat yang dahulu sering dilakukan oleh leluhur. Dimana pada saat pelaksanaan ritual adat, masyarakat saling gotong royong untuk bisa melaksanakannya. Namun sekarang ini, masyarakat terlalu bergantung dengan proposal yang diserahkan kepada pemerintah.

 

"Sekarang ini, masyarakat terlalu bergantung dengan proposal kepada pemerintah. Padahal dahulu tidak seperti itu. Dimana orang tua dulu selalu bekerjasama dan bergotong royong,"ungkapnya. 

 

Kata dia, seharusnya untuk pelaksanaan suatu ritual adat, pemerintah hanya bersifat membantu, bukan menanggung secara keseluruhan. Kenapa demikian, ini karena untuk membangun sesuatu yang bersifat tradisi leluhur, seharusnya dilakukan dengan etnik murni tanpa campuran kemajuan jaman. 

 

Lanjutnya, misalnya ketika membangun rumah adat, maka yang terlibat secara penuh adalah suku tersebut dengan cara bekerjasama. Dan keterlibatan pemerintah hanya untuk melengkapi sebagian yang diperlukan. 

 

"Tida bisa kalau sepenuhnya mengharapkan pemerintah. Ini karena dilakukan secara budaya dan dibuat dengan ritual - ritual khusus,"ujarnya. 

 

Kata Simon, oleh sebab itu, sosialisasi yang aktif dilakukan ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya mempertahankan nilai budaya yang ada. Dan sosialisasi ini juga diberlakukan untuk anak-anak sekolah, mulai tingkat SD sampai SMA. Sehingga anak-anak ini tetap memegang teguh nilai budaya, yang telah melahirkan dan membesarkan mereka.

 

“Kami juga mengadakan festival bucaya rutin untuk kalangan anak-anak sekolah setiap tahunnya. Ini bertujuan, agar memberikan semangat cinta akan budaya. Dan apabila pada Mei nanti jadi digelar, maka sudah 10 kalinya kami selenggarakan,"ungkapnya .

 

Selain hal tersebut Simon menuturkan, pihaknya juga selalu mendukung masyarakat dalam mengembangkan kemajuan dibidang karya seni, seperti mengukir dan menganyam. Dimana pihaknya telah memberikan peralatan pahat-memahat dan peralatan moderen lain yang bisa memperlancar pekerjaan tersebut. Tetapi penyaluran bantuan tersebut dilakukan pertahap kepada seluruh pelaku seni tersebut. 

 

“Dengan memberikan bantuan ini diharapkan bisa memotivasi dan meningkatkan seni budaya Asmat. Sehingga tidak luntur ditelan kemajuan jaman yang terus berkembang,”ungkapnya.(Sapa)

 

 
Copyright © 2019 - Pemerintah Kabupaten Asmat