Informasi

Disdukcapil Asmat Bakal Validasi Data Ganda

Disdukcapil Asmat Bakal Validasi Data Ganda

 
Plt. Kepala Disdukcapil Asmat, Dewi Linggasari
 

ASMAT | Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Asmat bakal melakukan validasi dan menghapus data ganda yang tercatat dalam sistem administrasi kependudukan dinas setempat. 

 

Pelaksana tugas Kepala Disdukcapil Asmat, Dewi Linggasari mengatakan, pihaknya mencatat ada 126.000 penduduk di wilayah kabupaten tersebut, namun belum dihapus yang data ganda. Diperkirakan data ganda mencapai 10 ribu lebih.

 

“Jadi sementara kita pakai 126 ribu sambil menunggu validasi dari adminduk. Sementara untuk E-KTP sendiri yang sudah terekam 45 ribu. Untuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) totalnya 79 ribu sekian, jadi masih tersisa sekitar 34 ribu lagi,” kata Dewi, Kamis (26/4).

 

Dijelaskan, data ganda muncul karena adanya pendobelan nama dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dalam Kartu Keluarga (KK). Dicontohkan, seseorang bisa tercatat dalam 2 hingga 3 dokumen KK, akibatnya terjadi pendobelan data.

 

“Kadang 1 orang terlibat dalam 2 KK, yakni tercatat pada KK orang tua dan KK suami, ternyata orangnya satu. Atau saya punya NIK di sini, lalu saya pindah ke Makassar, saya juga punya nik Makassar. Prediksinya sekitar 10 ribu data ganda. Adminduk sedang memvalidasi,” ujarnya.

 

Menurut Dewi, data ganda sangat mempengaruhi administrasi kependudukan, termasuk menentukan jumlah kursi di legislatif. 

 

“Berapa jumlah kursi di legislatif, berapa pemilih itu kan dihitung dari jumlah penduduk. Rumusnya kan berdasarkan jumlah pendduk. Oleh sebab itu sementara ini masih divalidasi data ganda,” pungkasnya. (seputarpapua.com)

Copyright © 2019 - Pemerintah Kabupaten Asmat