Informasi

Dishub Asmat Diminta Surati Kementrian Perhubungan

Dishub Asmat Diminta Surati Kementrian Perhubungan

Bupati Kabupaten Asmat, Elisa Kambu, S.Sos

 

ASMAT - Bupati Kabupaten Asmat, Elisa Kambu, S.Sos meminta Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Asmat segera menyurati Direktorat Jendral Perhubungan Udara Kementrian Perhubungan di Jakarta. Permintaan itu berkaitan dengan meminta izin Direktorat Jendral Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan mengetest pendaratan perdana pesawat di Bandar Udara Ewer yang baru selesai dikerjakan dengan sistem pengaspalan.

 

“Saya minta ini supaya landasan baru dengan sistim pengaspalan itu bisa dimanfaatkan. Tetapi kita harus minta izin dulu. Sebelum mitra kita melanjutkan pengerjaan tahap kedua membongkar landasan pacu dengan sistem tikar baja. Jadi kita memohon Direktorat Jendral Perhubungan Udara memberi izin dan melakukan pendaratan perdana di Bandar Udara Ewer yang baru,” katanya dihadapan Kepala-Kepala SKPD dan Kepala-Kepala Distrik dalam rapat persiapan Musrenbang Kampung dan Musrenbang Distrik, di Aula Ja Asamanam Ap Camar, Senin (30/1).

 

Dari informasi terpercaya yang diterima media ini, sehari sebelumnya, Bupati Asmat telah mengontrol kesiapan Bandar Udara Ewer yang baru.

 

“Pa bupati kemarin sudah mengecek langsung di Bandar Udara Ewer yang sistim cor dan pengaspalan,” kata sumber itu seraya berkata: “Pesawat sudah bisa mendarat di Bandar Udara Ewer yang baru.”

 

Sesuai data yang dihimpun media ini, Bandar Udara Ewer baru runway dengan sistem pengecoran dan pengaspalan itu lebarnya 30 meter persegi dan panjangnya 600 meter persegi. Sedangkan landasan pacu yang lama selebar 30 meter persegi dan panjang 600 meter persegi menggunakan sistem tikar baja. 

 

Perihal landasan pacu yang lama, Pemda Asmat dalam tahun anggaran 2017 sudah mengalokasikan sejumlah dana untuk memperpanjang landasan pacu dengan sistim pengecoran dan pengaspalan. Bahkan Pemda Propinsi Papua mensuport Pemda Asmat untuk segera mengerjakan tahap kedua pada landasan pacu sistem tikar baja senilai 50 miliar rupiah. 

 

“Ya kami mendapat suport dari Gubernur Papua tahun anggaran ini senilai 50 miliar rupiah untuk mewujudkan upaya Pemda Asmat memperpanjang landasan pacu Bandar Udara Ewer beraspal,” ujar Bupati Asmat belum lama ini, di Bandar Udara Ewer. 

 

Ia juga meminta Kepala Dinas Perhubungan Asmat segera berdialog dengan masyarakat Kampung Ewer yang berada disekitar area Bandar Udara Ewer. 

 

Masyarakat Ewer diharapkan bisa mundur dari area Bandar Udara. Karena, area disekitar Bandar Udara Ewer akan digunakan untuk membuat terminal dan apron. “Saya minta tolong bahas baik-baik dengan warga masyarakat disana,” ujarnya. (Sapa)

 
Copyright © 2019 - Pemerintah Kabupaten Asmat