Informasi

Kementerian Kominfo Bakal Bangun Tujuh BTS di Asmat

Kementerian Kominfo Bakal Bangun Tujuh BTS di Asmat

 

 Kepala Dinas Informasi Komunikasi Statistik dan Persandian Kabupaten Asmat, Jamaluddin.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kepala Dinas Informasi Komunikasi Statistik dan Persandian Kabupaten Asmat, Jamaluddin.

 

ASMAT | Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan membangun tujuh stasiun pemancar sinyal atau base transceiver station (BTS) di Kabupaten Asmat, dalam tahun ini.

 

Program infrastruktur telekomunikasi tersebut menyasar sejumlah distrik dan kampung di Asmat, antara lain Primapun, You, Nakai, Kolofbrasa dan Koroway Buluanop. Khusus Koroway Buluanop, rencananya dibangun dua BTS.

 

“Sudah dilakukan survey oleh BP3I Kementerian Kominfo, baru selesai minggu kemarin. Tinggal tunggu material dikirim. Rencananya dalam bulan ini dikirim dari Bandung,” kata Kepala Dinas Informasi Komunikasi Statistik dan Persandian Kabupaten Asmat, Jamaluddin, Senin (1/5).

 

Dikatakan, pengerjaan proyek stasiun pemancar sinyal tersebut ditargetkan selesai dalam tahun ini juga. Tujuh BTS yang bakal dibangun oleh Kementerian Kominfo di Asmat merupakan fasilitas 2G.

 

“Kalau tambah dengan tujuh, berarti sudah ada 13 tower yang baru dibangun di Asmat. Tahun lalu ada enam yang sudah dibangun,” sebut Jamaluddin.

 

Sementara yang bakal dibangun oleh Telkomsel, anak PT. Telkom pada tahun ini sebanyak 3 BTS, yakni di Kampung Ewer Distrik Agats, Distrik Suator dan perumahan pegawai di Distrik Agats. 

 

“Mereka akan turun survey di tiga titik dalam waktu dekat. Kalau ditambah dengan kementerian, berarti aka nada 10 tower baru,” katanya.

 

Kendati begitu, menurut Jamaluddin, jumlah stasiun pemancar sinyal yang ada tidak sebanding dengan luas wilayah Asmat. Kabupaten itu memiliki 224 kampung dan 23 distrik. Hanya beberapa kampung dan distrik saja yang baru memiliki stasiun pemancar sinyal.

 

“Secara rasio, tentu masih kurang. Baru di ibukota-ibukota distrik saja yang dibangun tower. Masyarakat memang sangat mengharapkan akses komunikasi, " ujarnya. 

 

Ia menambahkan, sarana prasarana telekomunikasi sangat penting di Kabupaten Asmat. Selain menjawab kebutuhan masyarakat akan akses komunikasi, program infrastruktur telekomunikasi juga dalam rangka mendukung penerapan E-Government.

 

“Sebenarnya sarana prasarana telekomunikasi sudah merupakan suatu kebutuhan. Terutama akses, termasuk pelayanan pemerintahan di distrik dan kampung,” imbuhnya. (Seputarpapua.com)

Copyright © 2019 - Pemerintah Kabupaten Asmat