Informasi

Lelang Jabatan di Pemkab Asmat Berjalan Lancar

Lelang Jabatan di Pemkab Asmat Berjalan Lancar

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Asmat,  Willem  A daCosta, S.Sos, M.Si.

 

ASMAT - Dinamika proses lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang diselenggarakan  Pememerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Asmat mulai dari seleksi administrasi, test psikologi hingga terakir melaksanakan test membuat makalah dan wawancara berjalan aman dan lancar sesuai yang diharapkan Panitia Seleksi (Pansel).

 

“Saya patut bersyukur kepada Tuhan. Proses lelang terbuka penempatan JPTP  berjalan aman dan lancar,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Asmat, usai  Pansel dari Universitas Cendrawasih (UNCEN) Profesor Agustinus Yonatan Fatem, Doktor, Yosefina Ohowutun dan Ketua Pansel yang juga Sekda Kabupaten Asmat, Bartholomeus Bokoropces, S.Sos, M.Ec.Dev dan Mantan Sekda Kabupaten Asmat, Drs. Sefnat Meokbun melaksanakan test wawancara dengan para pejabat yang mengikuti lelang terbuka JPTP, di Kantor BKD Kabupaten Asmat, Jum,at (10/2).

 

Ia mengisahkan,  proses ini pertama bukan lelang jabatan, tetapi diawali dengan pengukuhan. Pengukuhan itu dilaksanakan sesuai  penetapan  Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Nomor. 18 tahun 2016 tentang OPD itu sendiri. Maka berdasarkan OPD, Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) di Kabupaten Asmat berjumlah 23 ditambah dengan 3 tiga Asisten Setda dan tiga staf ahli setara dengan tingkat Esalon II totalnya 29. Dari jumlah tersebut setelah diverifikasi dengan Peraturan Pemerintah (PP) dan Peraturan Bupati (Perbup) dikonsultasi dengan Komisi ASN di Jakarta. Hasil konsultasi itu, Komisi ASN meminta persyaratan Bupati bersedia membuat pernyataan dan disetujui. 

 

Berdasarkan persetujuan Komisi ASN itu dilaksanakan pengukuhan Pejabat untuk tujuh SKPD dan Dua Pejabat setingkat Esalon II, diantaranya   Dinas Kependudukan dan Capil, Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas PU, BKD, Inspektorat, Asisten Bidang Pembangunan dan Inspektorat. Dengan demikian, jelasnya tinggal 21 JPTP yang dilelang, karena satu SKPD, yaitu Dinas Pemuda dan Olah Raga ditetapkan dengan Pelaksana Tugas (Plt). 

 

“Sekali lagi saya bersyukur sebagai pelaksana,  proses ini berjalan lancar. Tinggal kami memproses hasil test terakhir dengan membuat dokumen dan dilaporkan kepada Bupati sebelum dihantar ke Jakarta untuk mendapat rekomendasi dari Komisi ASN,” katanya.

 

Menjawab media ini, soal harapan Bupati dan Wakil Bupati proses pelantikan terhadap 21 JPTP atau Esalon II itu dilakukan sebelum genap setahun kepemimpinan mereka, dia mengaku berharap yang sama. “Saya juga berharap seperti itu. Tetapi, berhitung dengan limit waktu yang tersisa harap bisa. Karena, di Komisi ASN sana bekerja untuk semua daerah. Jadi saya agak cemas  disitu,” akunya. (Sapa)

Copyright © 2019 - Pemerintah Kabupaten Asmat