Informasi

Masyarakat Diminta Manfaatkan Program 1000 HPK

Masyarakat Diminta Manfaatkan Program 1000 HPK

Masyarakat Diminta Manfaatkan Program 1000 HPK
 

ASMAT | Masyarakat Asmat khususnya ibu-ibu  diminta untuk memanfaatkan Program Seribu Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) yang tengah digalakkan Pemerintah Kabupaten Asmat.

Bupati Asmat, Elisa Kambu, mengatakan 1000 HPK bukan program bagi-bagi uang, tetapi fokus membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Asmat yang mumpuni. Program itu pula menjadi salah satu visi misi Pemkab Asmat.

Untuk mencetak SDM Asmat yang berkualitas, langkah awal yang dilakukan adalah pemenuhan gizi anak selama seribu hari pertama kehidupan. Fase pertama dimulai sejak bayi dalam kandungan (270 hari), dan fase kedua sejak dilahirkan hingga berusia dua tahun (730 hari).

“Program ini berupa pemberian makanan bergizi bagi ibu hamil, ibu menyusui dan anak-anak dari PAUD hingga SD. Ini sebagai upaya kita mempersiapkan generasi Asmat ke depan, generasi yang cerdas dan kuat,” kata Elisa Kambu.

Bupati Asmat berharap, masyarakat mendukung program tersebut, dan para peserta lebih proaktif mendatangi posko-posko Program 1000 HPK yang telah disiapkan pemerintah.


 Selain menerima makanan bergizi di posko, para ibu hamil juga dapat memeriksakan kehamilannya, kata bupati.

“Oleh karena itu, saya minta kepada ibu-ibu untuk memanfaatkan program ini dengan baik. Kalau masyarakat terlibat, berarti masyarakat telah mengambil bagian dalam pembangunan, terutama untuk mempersiapkan generasi Asmat 10-20 tahun ke depan,” katanya.

Elisa Kambu juga berpesan agar masyarakat dapat menjaga jarak kehamilan sehingga kesehatan ibu dan anaknya terjamin. Dengan menjaga jarak kehamilan, maka masyarakat telah berperan menekan tingginya angka kematian ibu dan anak. Menurut bupati, idealnya jarak kehamilan adalah tiga tahun.

“Kalau tidak dijaga jaraknya juga, maka perhatian ibu kepada anaknya  kurang optimal. Para ibu harus memberikan informasi ini kepada bapak-bapak. Jangan anak baru umur tiga bulan, ibu sudah hamil lagi. Kita tidak larang, tapi ini harus diperhatikan demi kesehatan dan keselamatan ibu itu sendiri,” pungkasnya. (seputarpapua.com)

Copyright © 2019 - Pemerintah Kabupaten Asmat