Informasi

Menteri PPA Kunjungi Asmat

Menteri PPA Kunjungi Asmat

 

 Menteri PPA Yohana Yembise didampingi Wakil Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo, ketika melakukan tatap muka dengan sejumlah pihak.Menteri PPA Yohana Yembise didampingi Wakil Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo, ketika melakukan tatap muka dengan sejumlah pihak.
 

ASMAT | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA), Yohana Susana Yambise mengunjungi Kabupaten Asmat, guna menginformasikan berbagai program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang akan dilaksanakan di kabupaten itu ke depan.

 

Menteri PPA tiba di Agats, Kamis (17/5) bersama Deputi Perlindungan Hak Perempuan Kementerian PPA Venesia Danes, Sekretaris Deputi dan dua staf khusus. Kehadiran Menteri PPA dan rombongan disambut oleh Wakil Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan masyarakat Asmat.

 

Menteri Yohana mengatakan, Kementerian PPA akan meluncurkan berbagai program berkelanjutan yang terkait dengan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Kabupaten Asmat.

 

“Kami tidak hanya datang, terus berhenti. Tapi nanti ada program-program berkelanjutan dan kami akan mendampingi,” kata Menteri PPA di Aula Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Asmat.

 

Ia meminta agar Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Asmat aktif melakukan koordinasi dengan Kementerian PPA di Jakarta agar para ibu dan anak di Asmat bisa mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat.

 

“Kalau ada yang mau saya bantu dari Jakarta, buatlah inovasi-inovasi atau hal-hal yang bagus untuk perempuan dan anak-anak. Kami akan dukung,” kata Yohana.

 

Menteri PPA, Yohana Susana Yambise memberikan motivasi kepada ibu-ibu di Asmat agar bangkit, memanfaatkan potensi yang ada dalam diri mereka dan berkarya lebih banyak. Perempuan diharapkan tidak pasif, namun harus berkarya setara dengan laki-laki.

 

Katanya, Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam program pembangunan berkelanjutan internasional memperhitungkan kaum perempuan. Yang mana dari 17 indikator pembangunan berkelanjutan yang dipakai, salah satunya adalah kesetaraan gender.

 

“Oleh karena itu sudah saatnya perempuan bangkit, setara dengan laki-laki. Kita tunjukkan bahwa kita bisa berkarya lebih banyak,” tandasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo mengharapkan kehadiran Menteri PPA dan staf bisa memberikan manfaat bagi pemerintah daerah dan masyarakat setempat, terutama kaum perempuan dan anak-anak.

 

“Mudah-mudahan dengan kehadiran Ibu Menteri, ke depan kabupaten ini semakin baik. Terutama banyak program yang akan masuk dan dinas pemberdayaan perempuan bisa mendapatkan support lebih dari kementerian,” tandasnya. (Seputarpapua.com)

Copyright © 2019 - Pemerintah Kabupaten Asmat