Informasi

Kepala Distrik Sor Ep Berani Nyalakan Harapan Baru Pendidikan.

20251007082158-tanpa judul

Pemerintah Distrik Sor Ep memperkenalkan Gerakan Sor Ep Mengajar (GESER), sebuah program sosial pendidikan yang bertujuan membangkitkan kembali semangat belajar anak-anak di daerah terpencil. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat, Barbalina Toisuta, di Kampung Baco, dan turut dihadiri masyarakat, tenaga pendidik, tokoh adat, serta unsur Forkopimdis.

 

Dalam sambutannya, Barbalina menyampaikan bahwa inisiatif tersebut menunjukkan bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat sektor pendidikan.

“Pendidikan tidak bisa diserahkan hanya kepada dinas, karena itu menyangkut masa depan manusia. Saya menghargai langkah Distrik Sor Ep yang berani memulai gerakan ini dari hati,” katanya.

Sementara itu, Kepala Distrik Sor Ep, Vinsen A. Rahail, menjelaskan bahwa program GESER lahir dari kepeduliannya terhadap rendahnya tingkat kehadiran siswa di sekolah-sekolah wilayahnya. Berdasarkan pendataan terakhir, dari 603 anak usia sekolah, hanya sekitar tiga dari sepuluh yang masih aktif mengikuti kegiatan belajar.

“Masih banyak anak-anak yang belum tersentuh pendidikan secara rutin. Mereka kehilangan arah dan motivasi untuk belajar,” ujarnya.

Melihat kondisi tersebut, Vinsen menginisiasi GESER sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk menggerakkan kembali kesadaran akan pentingnya pendidikan. Melalui program ini, aparatur sipil negara, anggota TNI–Polri, dan tenaga kesehatan akan terjun langsung ke sekolah dan kampung untuk memberikan bimbingan dan inspirasi bagi anak-anak.

“Mereka tidak malas. Mereka hanya butuh alasan untuk percaya pada mimpinya,” ungkap Vinsen. “Ketika anak mendengar kisah perjuangan seseorang yang berhasil berkat pendidikan, harapan itu bisa tumbuh kembali.”

Ia menambahkan, GESER juga menjadi contoh nyata sinergi lintas sektor dalam mendukung visi pembangunan sumber daya manusia Kabupaten Asmat. Program tersebut diharapkan mampu menumbuhkan budaya belajar di tengah masyarakat pedalaman.

“Kalau tenaga pendidik belum sempat hadir, biarlah pemerintah distrik yang datang membawa semangat itu,” tegasnya.

Vinsen berharap langkah kecil ini dapat menjadi pemicu perubahan besar di bidang pendidikan, terutama bagi generasi muda di wilayah Sor Ep.

“Anak-anak Asmat harus punya kesempatan yang sama untuk bermimpi dan mewujudkannya. Pikiran yang tercerahkan adalah senjata paling kuat bagi masa depan,” tutupnya.

 

Copyright © 2025 - Pemerintah Kabupaten Asmat