Informasi

Genap Setahun Bupati & Wabup Asmat Pimpin Asmat

Genap Setahun Bupati & Wabup Asmat Pimpin Asmat

Bupati Asmat Elisa Kambu, S.Sos dan Wakil Bupati Asmat Thomas E. Safanpo, ST

 

 

Konsolidasi Pegawai Dan Konsentrasi Infrastruktur

ASMAT - Bupati Asmat, Elisa Kambu, S.Sos dan Wakil Bupati Kabupaten Asmat, Thomas Eppe Safanpo, ST  menegaskan, dalam setahun memimpin Kabupaten Asmat berupaya mewujudkan visi dan misi Kabupaten Asmat memprioritaskan konsolidasi pegawai hingga aparat kampung dan terkonsentrasi dalam bidang  infrastruktur. 

 

“Itu tahun pertama. Saya dan adik saya Thom  konsentrasi dalam konsolidasi pegawai dan prioritas infrastruktur.  Empat tahun ke depan, kami berdua dan seluruh pejabat Pemda Asmat bekerja dan bekerja,” katanya dalam jumpa pers dengan media TV dan cetak, di Kediamannya, Kamis (16-2) sore.

 

Dia menjelaskan konsolidasi pegawai tidak hanya di Birokrasi, juga sampai ke Distrik-Distrik dan kampung-kampung. Upaya itu, untuk memastikan disetiap Distrik dan Kampung, aparatnya siap melayani masyarakat. Gaji dan honor aparat kampung hingga Linmas ditingkatkan. 

 

“Jadi saya dan adik sayaThom, tahun pertama sudah mengunjungi semua Distrik dan Kampung. Dibalik kunjungan itu saya dan pa Thom ingin memastikan warga mengenal pemimpinnya dan pemimpin pula harus bisa mendekatkan diri kepada masyarakat. Sehingga, pemimpin bisa mengetahui apayang masyrakat inginkan dan butuhkan. Itu pekerjaan kami tahun pertama,” ujarnya.

 

Dia menjelaskan, konsentrasi dalam bidang insfrastruktur berupaya menghadirkan infrastuktur dasar, yaitu transrportasi udara konsentrasi membangun Bandar Udara Ewer sebagai pintu masuk membangun Asmat. Bandar Udara E wer dibangun dengan sistim cor dan beraspal sepanjang 600 meter persegi X 30 meter persegi. Sepanjang 600 meter persegi  x 30 meter persegi  itu masih menunggu Kementrian Perhubungan mengadakan test landing.

 

“Perjuangan Bandar Ewer saya dan adik Thom memang kerja gila. Karena  kami berpikir pintu masuk melalui udara ini harus dilakukan. Ini visi dan misi kami  pada saat Pilkada mengusung perubahan. Mengapa? Karena, kami berharap setelah Bandar Udara Ewer bisa didarati pesawat jenis ATR dengan sendirinya investor bisa ramai-ramai masuk Asmat,” harapnya.

 

Pada bidang transportasi darat, ia menjelaskan konsentrasi pada memperpanjang ruas jalan konstruksi beton kearah DPRD Asmat, ke arah Kampung Suru dan beberapa ruas dalam pusat ibu kota Asmat. Selain dalam pusat kota Asmat, juga di Distrik Atj dibangun ruas jalan yang sama sepanjang 500 meter persegi. Di Distrik Suator pun demikian sepanjang 500 meter persegi. 

 

“Kami berharap di Distrik Suator dan Atj dalam tahun ini bisa mencapai satu kilo meter. Karena kami sudah anggarkan untuk memperpanjang ruas jalan konstruksi beton di dua daerah itu dalam anggaran tahun ini, termasuk Distrik Pantai Kasuari, tepatnya di Kamur sepanjang 500 meterpersegi juga,” katanya.

 

Perubahan Asmat diakuinya sangat signifikan. Karena, perubahan dibidang transportasi udara dan darat mulai ditata sedemikian rupa. Dia pula menjelaskan dibidang transportasi sungai dan laut dibangun beberapa dermaga. “Kami berharap setelah kami konsentrasi konsolidasi tahun pertama. Empat tahun ke depan hanya bekerja dan bekerja,” akunya.

 

Dikatakannya, upaya mendorong peningkatan pendidikan dan kesehatan pun diawali dengan konsolidasi tenaga pengajar dan tenaga medis. Meskipun, ia mengaku konsolidasi dibidang pendidikan dan kesehatan ini membutuhkan waktu yang panjang. Karena, tenaga guru dan medis sangat tergantung pada hati nurani. “Ini memang agak berat sedikit. Karena, rata-rata di dua bidang ini orang-orangnya bukan terpanggil untuk melayani melainkan pencari kerja. Beda kalau terpanggil dan bermaksud mencari kerja,” katanya.

 

Wakil Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo, ST menjelaskan soal pihaknya puas atau tidak puas dengan hasil kerja setahun ini tergantung pada penilaian warga masyarakat. “Saya dan pa Bupati tidak bisa mengatakan puas atau tidak puas. Tetapi, saya sangat yakin.  Kami sudah melakukan berbagai percepatan yang sangat signifikan dalam setahun ini. Soal puas dan tidak puas itu, biarlah masyarakat yang menilai,” katanya. (Sapa) 

 

Copyright © 2017 - Pemerintah Kabupaten Asmat