Informasi

Permintaan Kepala Kampung di Asmat Beragam

Permintaan Kepala Kampung di Asmat Beragam

 

Suasana Staff Ahli Bupati Asmat, Pieter Dallung berbaju Batik  dan berdampingan dengan para pejabat yang lain.

 

ASMAT – Para kepala kampung yang mengikuti Musrebang Distrik di Distrik Suator yang bergabung dengan Distrik Joutu sangat beragam. Mereka meminta di setiap kampung dibangukan Balai Kampung. Ada pula yang meminta selain MCK juga meminta sumur bor.

 

“Saya sangat malu kalau para pejabat datang ke Kampung Waganu. Saya menerima mereka di rumah pribadi saya. Sementara rumah saya mau disebut layak atau tidak saya susah sekali bilang. Tetapi, kondisinya walau tidak layak ya terpaksa saya menerima tamu dari Kabupaten dengan kondisi seperti itu. Jadi, tolong bangunkan kami Balai Kampung,” kata Kepala Kampung Waganu, Paulus Ukus ketika diberi kesempatan bertanya dan menyampaikan usulan program dari Kampung Waganu, di Distrik Suator belum lama ini.

 

Kepala Kampung Wakam II, Terianus Sepam mengaku sekolah berjalan lancar. Proses belajar mengajar di SD Kampung Wakam berjalan lancar. Guru-gurunya sangat setia melaksanakan tugas. 

 

“Saya senang karena sekolah berjalan lancar. Kecuali, kesehatan gedung Pustunya ada. Petugas yang tidak pernah ada. Saya heran dan selalu bertanya selama ini apa sebenarnya salah masyarakat saya. Saya tidak tahu masalahnya apa. Mereka kalau kesana pula tidak pernah berkordinasi dengan kepala kampung. Sehingga apa masalahnya saya juga tidak tahu,”akunya jujur.

 

Sedangkan Sekretaris kampung Sorai mewakili Kepala Kampung Sorai, Elias B selain mengusulkan bangun sekolah di kampung tersebut. Juga ia meminta membangun sumur air bersih. “Kami hanya minta bangunan sekolah dan sumur air bersih,” katanya.

 

Menjawab hal itu, Staff Ahli Bupati Asmat, Pieter Dallung, SH, M.Si menjelaskan usulan program baru selain yang sudah diserahkan kepada tim asistensi dari Bappeda dan usulan baru tergantung pada kesediaan anggaran. 

 

“Kita bisa saja mengusulkan banyak program, kembali pada ketersediaan anggaran. Maka saya berharap usulan program yang baru itu benar-benar disesuaikan dengan ketersediaan anggaran, itu yang paling penting. Kalau masalah pendidikan, saya merasa itu sesuai dengan visi-misi bupati dan wakil bupati,” katanya.(Sapa)

Copyright © 2017 - Pemerintah Kabupaten Asmat