Informasi

Test Psikologi Bukan Menjustifikasi Orang

Test Psikologi Bukan Menjustifikasi Orang

Tampak Ny. Yosefina Watofa, S.Psi, M.Psi sedang menyaksikan peserta test lelang terbuka jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

 

 

ASMAT - Pantia penguji 43 peserta test psikologi dari Universitas Cendrawasih (UNCEN) dalam test lelang terbuka jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (PTP) atau Esalon II di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Asmat menegaskan, test psikologi bagi setiap orang bukan untuk menjustifikasi seseorang. “Itu tidak bisa dijastifikasi soal benar atau salah, bukan,” kata Dosen penguji test psikologi,  Yosefina M Watofa, S.Psi, M.Psi, disela-sela kesibukannya, di Aula Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Asmat, Jum’at (3-2) lalu.

 

Dikatakannya dengan asumsi test psikologi tidak bisa menjustifikasi orang, maka penguji tidak bisa hanya menggunakan satu alat saja. Jadi,  alat yang digunakan untuk menguji sekurang-kurangnya untuk mengukur sikap kerja,  gaya kepemimpinan dan aspek kepribadian ada lima alat test psikologi  berupa batrei. Ia merincikan satu untuk mengukur sikap kerja, tiga untuk mengukur  kepribadian dan satu untuk  kepemimpinan.

 

Pemanfaatan test ini untuk mengetahui kecendrungan setiap orang lebih tepat ditempatkan dalam jabatan seperti apa. Meskipun yang bersangkutan secara skill, dari sisi administrasi dan manajemen kepemimpinan memahami semua bidang kerjanya. Tetapi, dari aspek sikap kerja, gaya kepemimpinan dan kepribadian mungkin dia lebih cocok ditempatkan pada bidang yang lain, misalnya. 

 

Kebutuhan saat ini, sesuai undang-undang yang baru rohnya menghendaki penempatan jabatan itu dilakukan melalui prosedur yang benar atau dengan lelang jabatan. Sehingga, penempatan seseorang sesuai dengan keahlian dan kompetensi serta selaras dengan sikap, gaya kepemimpinan dan kepribadiannya. “Itu yang saya pahami makna dari test psikologi ini dalam kaitannya dengan lelang terbuka jabatan,” katanya.

 

Demi tujuan penempatan jabatan kepada seseorang sesuai kompetensinya,  penguji berusaha memotret  dengan alat test psikologi itu bisa memastikan sikap kerja, gaya kepemimpinan dan kepribadiannya. Sehingga, panitia penempatan jabatan dan pimpinan daerah atau bupati bisa menempatkan seseorang sesuai dengan bidang kerja dan kompetensi yang dimilikinya. 

 

“Kami pasti akan memberikan rekomendasi berdasarkan hasil test psikologi ini kepada panitia seleksi penempatan jabatan PTP ini kepada panitia seleksi. Sehingga, panitia seleksi penempatan jabatan atau pimpinan daerah bisa menempatkan seseorang sesuai bidang kerja dan kompetensi yang dimilikinya,” katanya. (Sapa)

Copyright © 2019 - Pemerintah Kabupaten Asmat