Informasi

Maskapai SAS Buka Rute Timika-Ewer-Merauke

Maskapai SAS Buka Rute Timika-Ewer-Merauke

Pesawat SAS ketika melakukan pendaratan perdana di Bandara Ewer, Kabupaten Asmat, Papua, Rabu (27/9/2017) Pesawat SAS ketika melakukan pendaratan perdana di Bandara Ewer, Kabupaten Asmat, Papua, Rabu (27/9/2017)
 

ASMAT I Untuk menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah Papua Selatan, salah satu perusahaan penerbangan PT Spirit Avia Sentosa (Flying SAS) sebagai perusahaan penerbangan perintis yang sudah memegang air operator certificate, membuka rute baru Timika-Ewer-Merauke.

Pendaratan perdana rute baru ini, dilakukan di Bandara Ewer, Kabupaten Asmat, Rabu (27/9/2017).

Distric Manajer PT SAS, Fitri menyebutkan, untuk rute Timika-Ewer-Merauke dan sebaliknya setiap Hari Sabtu. Sedangkan untuk Timika-Ewer dan sebaliknya setiap Hari Senin dan Kamis.

"Jadi Seminggu Tiga Kali," kata Fitri kepada wartawan di Bandara Ewer.

Dijelaskan, awalnya PT SAS membuka rute penerbangan dari Timika-Ewer setelah melakukan pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Asmat (Pemkab) melalui Bupati Elisa Kambu, S.Sos.

Bentuk kerjasama ini, lanjut Fitri,  tidak dalam bentuk subsidi. Hanya saja, bila ada shit kosong, maka akan menjadi tanggungjawab Pemkab Asmat.

Selain itu juga, penerbangan ini untuk menjawab kebutuhan pasien yang akan berobat di Timika atau di Merauke.

"Jadi, semua penumpang yang sakit dan akan berobat di Timika dan Merauke menggunakan pesawat ini," kata Fitri.

Sementara, Bupati Asmat Elisa Kambu, S. Sos memberikan apresiasi kepada manajemen PT SAS yang memberikan rute untuk Timika-Ewer-Merauke.

Pasalnya,  dengan penambahan penerbangan ini sudah dapat menjawab kebutuhan masyarakat yang akan datang dan meninggalkan Kabupaten Asmat.

"Sehingga sekarang ini pesawat ke Ewer sudah tiap hari," kata Bupati Elisa.

Berbeda dengan maskapai Dimonim yang mendapatkan subsidi dari Pemerintah Pusat. Untuk maskapai SAS, kata Bupati Elisa, Pemkab Asmat tidak memberikan subsidi, sehingga untuk harga tiket pesawat diberikan harga komersil.

Hanya saja, menurut Bupati Elisa, apabila ada shit kosong dan pasien yang akan berobat ke Timika dan Merauke menjadi tanggungjawab Pemkab Asmat.

"Kita tidak berikan subsidi, sehingga harga tiket tetap komersil," ujar Bupati Elisa. (seputarpapua.com)

Copyright © 2019 - Pemerintah Kabupaten Asmat