Informasi

BUPATI ASMAT PERINGATKAN KEPKAM TIDAK PUNGLI SAAT PENYALURAN BANTUAN SOSIAL

20200618222756-fbimg1592482490565

 

 

ASMAT- Bupati Asmat, Elisa Kambu dan Kapolres Asmat, AKBP Andi Yosep Enoch, Sik memberi peringatan kepada kepala kampung daerah tersebut agar tidak melakukan pungutan liar (Pungli) dari warga yang mengurus pencarian dana Bantuan Sosial Tunai (BST).

 

Penegasan Bupati ini disampaikan Bupati saat melakukan sosialisasi lima bantuan sosial di Aula Gereja GPI, Kampung Atsj, Distrik, Selasa (9/6).

 

Bupati mengatakan, ia akan mengawal penyaulran bantuan tersebut hingga sampai ke tangan keluarga penerima manfaat dari Kementrian Sosial dan bantuan dari dana desa.

 

“Untuk empat bantuan sosial tunai, yakni BST, PKH, BST Sembako, BST Kemensos dan BST APBD ini tidak dikhawatirkan, karena penyaluran dilakukan oleh Tim dari Pemda sesuai daftar nama kartu keluarga (KK) yang telah ada pemerintah terkait,”kata Bupati.

 

Ia mengatakan, soal anggaran penyaluran bantuan sosial dari pemerintah pusat tidak melalui pemerintah daerah, tapi ditransfer langsung ke rekening langsung masing- masing kempung di Bank Papua.

 

Soal penyaluran dana dari bank, dijelaskan Bupati kepala kampung didampingi sekretaris, bendahara dan pendamping dana desa.

 

“Setelah pencairan, mereka juga bertanggung jawab untuk menyalurkannya kepada terdampang Covid-19,”tuturnya.

 

Orang nomor satu di kota bertajuk di atas lumpur ini menghimbau kepada kepala kampung dan jajaran yang diberi tanggungjawab agar tetap amanah menyalurkan bantuan sosial dari dana desa sesuai anggaran yang diberikan untuk masyarakat.

 

“Anggaran BST dana desa tahap I dibayar sebesar 600.000 rupiah,”ujarnya.

 

Pembayaran yang sama juga untuk tahap II dan III terdampak Covid-19.

 

Kapolres Asmat menambahkan, pihaknya akan menindak tegas kepala kampung apabila dana bantuan sosial tersebut disalahgunakan.

 

“Pemerintah pusat memberi amanah kepada pihak kepolisian untuk mengawasi penyaluran anggaran BST di seluruh Indonesia salah satunya di Kabupaten Asmat Provinsi Papua,”tuturnya.

 

Untuk memastikan bantuan tersebut sampai kepada warga, kata kapolres, Polres Asmat juga akan turun langsung memantau proses penyaluran direncanakan pada Kamis (11/6).

 

“Jika ada keluarga penerima manfaat (KPM) belum dapat bantuan, maka kepala kampung dan jajaran siap kami panggil dan memprosesnya,”tegas kapolres.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Reporter : Fagi

Editor     : Melani

Copyright © 2022 - Pemerintah Kabupaten Asmat